KUMPULAN BERBAGAI ARTIKEL POPULER
YANG BERMANFAAT BUAT KITA SEMUA
SILAHKAN BACA DAN AMALKAN
Kiat sukses UNAS dan SNMPTN (2) : Menggali Potensi Diri
DOWNLOAD KISI- KISI SOAL UN
KUMPULAN SOAL _SOAL UN
KUMPULAN TIPS SUKSES UN DAN SNMPTN
PETA SUKSES CARA BELAJAR
Sepuluh tips saat ujian
Tips Mudah dalam Belajar
Tips dalam Mengerjakan Soal Ujian
Ada tiga kekelliruan dini yang sering dilakukan para siswa lulusan SMA saat mengikuti SNMPTN. Pertama mereka memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan teman atau hanya karena jurusan yang dipilih adalah jurusan yang bergengsi. Kedua, mereka tidak tahu harus memilih jurusan apa sehingga ngawur. Ketiga, keadaan ini bisa saja diperparah karena intervensi orangtua yang menginginkan anaknya masuk jurusan tertentu agar menjadi ini atau itu.
Akibat dari tiga kekeliruan tersebut berdampak pada karier kuliah sang siswa, dan semuanya menyebabkan terciptanya kondisi yang sama sekali tidak ideal. Perjalanan kuliah yang harusnya bisa menjadi titian ke masa depan, akhirnya hanya menjadi sebuah beban yang menyakitkan. Absensi amburadul, tidak ada ilmu yang diperoleh, nilai jauh di bawah standar, dan pada akhirnya harus terdepak keluar alias drop out. Coba renungkan, seandainya, ini seandainya, kamu yang mengalami hal tersebut.Jika kamu berpikir untuk kuliah, sebenarnya kamu telah berpikir untuk menyiapkan masa depan kamu. Oleh karena itu agar masa depan kamu baik, maka kuliah kamu harus dijalani dengan baik. Agar kuliahmu baik maka kamu harus mampu dan menyukai bidang yang kamu pilih. Jadi mulai sekarang kamu harus mulai menggali potensi dalam diri kamu.
Bagaimana caranya? Ada dua cara. Pertama carilah satu hal utama yang kamu sukai dan mampu melakukannya. Jika kamu melakukan sesuatu yang kamu sukai, maka kamu akan melakukannya dengan penuh semangat. Kamu tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang telah kamu capai. Kamu ingin, dan ingin selalu belajar untuk lebih baik. Mengapa? Karena kamu suka dan mampu! Itulah potensi dirimu!
Kedua, singkirkan apa yang tidak kamu sukai, hal-hal yang kamu tidak mampu lakukan, dan jangan pernah melakukannya, atau kamu akan gagal.
Saya beri contoh real tentang bekas murid saya yang telah sukses meniti karier sebagai seorang dosen di Jember sana. Sebut saja namanya Sri. Saya mengajar dia ketika kelas 3 SMA IPA. Ketika selesai UNAS, dia mendaftar di SNMPTN (dulu namanya Sipenmaru). Suatu ketika sebelum menyerahkan formulir, saya tanya dia mengambil pilihan jurusan apa. Jawabnya, inginnya sih mengambil jurusan IPA karena memang dia anak IPA. Tetapi dia merasa tidak mampu bersaing dengan anak-anak IPA lain yang grade-nya juga cukup tinggi. Akhirnya dia memutuskan untuk memilih IPS jurusan Bahasa Inggris. Dia khawatir kalau mengambil IPA bisa jadi prestasinya pas-pasan dan harus kerja keras untuk meraih nilai. Jika mengambil jurusan Bahasa Inggris, dia yakin bisa meraih prestasi di sana, karena dia merasa mampu di bidang tersebut. Inilah contoh pola pikir orang yang mampu menilai batas kemampuan pribadi dan menentukan pilihan yang tepat agar mampu meraih prestasi.
Sekitar 3 tahun kemudian secara tidak sengaja saya bertemu dengannya di sebuah angkutan umum. Ketika saya tanya tentang karier kuliahnya, jawabannya sungguh mengejutkan dan membuat saya bangga padanya. Nilainya (IP) lebih dari 3,5 dan selama tiga tahun berturut-turut selalu memegang peringkat tertinggi di kampus! Pada tahun ke-3 itu pula dia diangkat sebagai asisten dosen.
Tahun keempat secara kebetulan saya bertemu lagi dengannya. Kembali saya tanya bagaimana kabar kuliahnya. Lagi-lagi jawabnya mengejutkan saya. Dia telah diangkat menjadi dosen di kampusnya, dan telah diprogramkan untuk mengambil S2 (pasca sarjana) di Jepang!
Kawan, tahukan kamu mengapa Sri sukses menempuh karier pendidikannya? Yup! Karena dia tahu kemampuannya, dan mampu menentukan dimana tempat dia bisa mendulang prestasi. Inilah contoh orang yang mampu menggali potensi dirinya.
Oke, mungkin kamu bertanya: Bagaimana jika saya mampu melakukan suatu hal dengan baik, tetapi sebenarnya saya tidak menyukainya? Atau bisa juga: Saya menyukai suatu hal, sayangnya saya tidak mampu melakukannya dengan baik.
PETA SUKSES CARA BELAJAR
Untuk meningkatkan kemampuan belajar yang optimum, diperlukan KOMITMEN tinggi dalam menjalaninya. Berikut adalah peta sukses belajar yang dapat meningkatkan kemampuan belajar dan mendapatkan hasil yang efektif hingga 500-600 % dari yang anda dapatkan sekarang.
I. Pra belajar
Sebelum belajar, hal-hal yang harus dipersiapkan dan dilakukan adalah :
a. Cek Motivasi Belajar Anda
b. Pahami dan Tingkatkan Gaya Belajar Anda (Visual, Auditorial, Kinestesia)
b. Lakukan Senam Otak Keseimbangan (posisi 8 tidur)
II. Proses Belajar
a. Berdoa sesaat sebelum pelajaran dimulai
b. Gunakan sebanyak mungkin indera dalam proses pembelajaran. Teknik Mencatat Bebas sangat
efektif untuk merekam proses belajar.
c. Gunakan Peta Pikiran (peta konsep) untuk merekam inti pembelajaran.
d. Pergunakan Jeda/Break jika proses belajar berlangsung lebih dari 60 menit.
e. Set Lingkungan Belajar Anda sesuai dengan keinginan bila hal tersebut memungkinkan.
Bila Proses Belajar dilakukan di kelas/ruangan dengan guru/dosen atau tentor, pergunakan SIKAP ALFA untuk menyerap informasi dengan maksimal.
III. Pasca Belajar
a. Lakukan senam otak relaksasi (titik positif) untuk merileksasikan tubuh atau bagian-bagian tubuh yang tegang akibat proses belajar.Anda
b. Pakailah REVIEW 10-24-7-30-6 untuk mempertahankan informasi yang didapat dari proses belajar.
c. Gunakan Teknik Memori untuk menghafal dan menguatkan daya ingat.
d. Perbaiki dan sempurnakan peta konsep yang telah anda buat.
Sepuluh tips saat ujian
| Ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi kuliah, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. | Bila kamu ragu terhadap kejujuran ujian, atau kredibilitas ujian tersebut untuk menguji kemampuanmu, temuilah dosen pembimbingmu. |
terhadap perkembangan belajarmu.
Ada beberapa kondisi lingkungan,
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.
Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:
- Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian. - Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. - Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak. - Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban. - Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:- soal paling sulit
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
- memiliki nilai terkecil
- Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan. - Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu. - Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu. - Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas. - Analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.
Tips Mudah dalam Belajar
1. Belajar dengan santai
Tak usah menganggap pelajaran itu susah. Gimana kalau salah menjawab? Gimana kalau nilai jelek? Tak usah dipikirin. Coba bayangkan, apa ada orang yang segitu ingatnya dengan semua kesalahan kita? Maka dari itu gak usah dipaksakan belajar. Eits, tapi jangan terlalu santai! Nanti dapet bogem mentah dari gurumu, lho.
2. Kerjakan PR dan tugas lebih awal
Ini cuma masalah psikologis. Kalau tugas-tugas kita dikerjakan lebih awal, artinya lebih cepat selesai, dan akhirnya kita bisa lebih cepat bersantai. Jadi jangan suka menunda tugas. Nanti kelabakan, lho.
3. Anggap semua pelajaran menyenangkan
Semua pelajaran punya daya tarik sendiri, kok. Kalau matematika, menantang. Kalau IPA, bikin penasaran. Kalau Penjaskes, bisa sekalian main. Jadi, jangan stress karena mata pelajarannya susah.
4. Tips saat presentasi
Saat presentasi, jangan gugup, jangan ragu. Hantam saja semuanya! Kalau perlu maju presentasi di awal-awal, biar cepat lega. Maju belakangan bisa bikin grogi abis, lho. Jangan salah… Sebenarnya guru lebih memperhatikan yang maju duluan, sementara yang maju belakangan biasanya diberi nilai sekedarnya. Gurunya pasti sudah capek ngeliat orang-orang presentasi, dan kalian yang di belakang kena imbasnya.
5. Tips saat ulangan
Jangan terapkan SKS (sistem kebut semalam), itu cuma membuatmu capek. Lebih baik kamu terapkan teknik belajar kelompok, lebih ampuh!
6. Banyak olahraga
Banyak olahraga selain menguatkan otot ternyata bisa membuat pintar! Kenapa? Karena saat olahraga jantung dipacu untuk berdenyut lebih banyak dan mengirimkan oksigen ke tubuh lebih banyak. Tentu ini berdampak baik bagi otak kita yang butuh banyak oksigen untuk berpikir…
7. Makan 4 sehat 5 sempurna dan banyak minum
Makan makanan sehat tentu berdampak baik bagi tubuh kita, termasuk otak. Jika otak kita tercukupi nutrisinya, ia bisa berpikir lebih optimal. Selain itu karena otak kita mengandung sekitar 75% air, maka kita dianjurkan banyak minum (jangan minum air kolam!).
8. Banyak berdoa dan minta restu orang tua
Ini sesuatu yang sudah pasti. Asal tahu saja, keberuntungan saat menjawab soal bisa meningkat hanya karena berdoa sebelum bekerja (ini gosip, tapi kayaknya benar). Restu orang tua dan doanya bisa membuat perasaanmu tenang sehingga siap menghadapi berbagai tantangan.
Saya baru dapat sedikit bocoran, jadi sori kalo baru delapan. Nanti akan saya update lagi (mudah-mudahan). Dukung terus saya, ya. Tips-tips yang ditampilkan di sini adalah pelengkap dari tips-tips guru di sekolah, jadi jangan lupakan nasehat mereka.
Semoga artikel ini bermanfaat
Tips-Tips dalam Mengerjakan Soal Ujian
Nah, di artikel ini, saya akan mengajak teman-teman untuk sekedar mengetahui tips-tips mengerjakan soal.
1. Selalu santai namun tetap konsentrasi.
Soal-soal terutama soal ujian ada yang tidak sulit, tapi menjebak. Nah, untuk mengerjakan soal tipe ini, jangan tegang. Makanya, orang tua dan guru kita selalu menyuruh kita untuk tidak tegang selama ujian. Jika kita tegang, kita akan sulit berkonsentrasi dan akan mudah tertipu oleh soal semacam ini. Jika kita santai, kita justru dapat mengerjakan banyak soal dalam waktu singkat. Mengapa? Jika santai, kita bisa berpikir secara logika (pakai otak kanan) dan kebanyakan soal teori memerlukan logika untuk mengerjakannya. Menggunakan logika kadang lebih cepat daripada menghapal!
Ada banyak soal yang ngeribetin saat mengerjakannya (terutama soal matematika). Bagi saya, yang masuk kategori ini adalah soal tentang bangun ruang, karena angkanya sampai ratusan. Untuk mengerjakan soal ini, kita harus fokus. Usahakan jangan terlalu banyak pakai logika di sini, karena kemungkinan besar bisa salah. Usahakan kerjakan secara hati-hati dan tidak usah buru-buru. Jika buru-buru, kita justru bisa salah hitung!
3. Banyak membaca.
Jika soal yang akan kita hadapi adalah soal-soal hapalan, usahakan jauh-jauh hari sebelum ujian kita sudah banyak membaca materinya. Materi hapalan akan sulit diingat jika kita hanya mempelajarinya sehari sebelum ujian. Sebaliknya, jika kita sudah sering membacanya sebelum ujian, otomatis kita bisa ‘hapal di luar kepala’. Ini sudah saya buktikan, lho. Saat mengerjakan soal tentang bioteknologi, saya yang sebelumnya pesimis jadi optimis karena tak disangka saya bisa begitu mudah mengingatnya (hanya karena saya membacanya berkali-kali).
4. Banyak latihan soal.
Usahakan di tiap kesempatan kita latihan soal. Jika kita sudah biasa makan soal, maka saat ujian/tes kita bisa tahu jawabannya tanpa perlu mikir berkali-kali. Pernah ada kejadian saat lomba cerdas cermat, saat jurinya membacakan soal (kebetulan matematika), murid di regu A langsung menjawabnya bahkan sebelum soalnya belum selesai dibacakan. Itu pun benar! Lho, kok bisa? Ya, karena dia pernah membaca soal yang persis sama di paket soal 2 tahun yang lalu, dan dia ingat jawabannya.
Untuk latihan soal-soal UN bisa dilihat di situs invir.com
5. Belajar kelompok sebelum ulangan.
Ini salah satu cara paling ampuh! Asal serius (tidak main-main) saat belajar, dijamin langsung ces pleng! Saat belajar kelompok, kita bisa bertanya mana saja yang tidak kita ketahui/pahami.
6. Dekati guru.
Jika kita akrab dengan guru, dijamin kita akan dibantu olehnya. Apalagi jika kita sering membantunya, khasiatnya jangan ditanya lagi. So, mulai sekarang bertemanlah dengan guru! Kita bisa nanya kisi-kisi soal yang akan keluar lho.
Nah, sekian tips dari saya. Jika saya mendapat tips baru, akan saya update segera. Jika ada di antara teman-teman yang punya tips, tolong dibagikan di komentar di bawah!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar